Cerita KKN kelompok 11, 16 juni 2016



Pada hari Sabtu, tepatnya hari kedua kami di desa Pragaan Laok kecamatan Pragaan, Sumenep, kami melanjutkan silaturahmi kami ke rumah kepala dusun Dung Dajah yaitu Bu Uus dan ke rumah kepala dusun Dung Laok yaitu Pak Kadir. Pertama kami memulai perjalanan silaturahmi kami ke rumah kepala dusun Dung Dajah yaitu Bu Uus. Seperti biasanya kami sempat tersesat dalam perjalanan kami setelah itu kami  bertemu dengan salah seorang warga setempat  dan bertanya tentang kediaman kepala dusun Dung laok. Setelah itu kami melanjutkan perjalanan sesuai dengan petunjuk yang diberikan oleh warga sekitar akan tetapi dalam perjalanan cuaca sangat tidak mendukung karena pada saat itu hujan lumayan deras. Sehingga memaksa kami untuk mencari tempat teduh yaitu di rumah-rumah warga sekitar yang dengan baik hati mengizinkan kami untuk meneduh sementara sambil bertanya-tanya dan minta  tolong untuk diantarkan ke kediaman Bu Uus. Setelah hujan reda, kami diantarkan oleh salah satu warga dan kemudian Bu Uus menjemput kami di sebelah masjid dekat dengan rumahnya. Sesampainya kami di rumah Bu Uus kami disambut dengan ramah oleh tuan rumah, sambil berbincang-bincang tentang suasana, keadaan dan apa saja yang ada di dusun Dung Dajah, tidak  lama kemudian kami disuguhkan makan siang setelah selesai dan hujan sudah lumayan reda, kami pamit untuk melanjutkan perjalanan ke dusun Dung Laok.
Perjalanan kami lanjutkan dengan iringan rintik-rintik hujan. Selama perjalanan kami juga sambi bertanya-tanya kepada warga setempat agar tidak lagi tersesat. Kami pun sampai ditempat kediaman kepala dusun Dung Laok yaitu Pak Kadir. Dimana kami juga disambut cukup ramah dan dengan senang hati mempersilahkan kami untuk masuk ke dalam rumah dan menyuruh kami untuk duduk santai. Sambil berbincang-bincang santai tentang hal-hal yang berkaitan dengan dusun tersebut dan menceritakan maksud kedatangan kami ke dusun mereka. Setelah informasi yang didapatkan dirasa cukup maka kami pamit untuk kembali pulang agar dalam perjalanan balik tidak kehujanan.


Comments

Popular Posts