Kamis 21 Juli 2016



Suara gemuruh hujan berserta qiro’ pertanda sholat subuh yang diikuti suara ayam berkokok  membangunkan kami dipagi ini. Kamipun beranjak dari dari tempat tidur  melihat jam setelah itu kami pergi untuk mengambil air wudhu. Setelah itu kami melaksanakan kewajiban kami sebagai muslim untuk melaksanakan sholat subuh secara berjamaah di surau bapak Kepala Desa Maronnggi Laok. Sehabis sholat subuh kami kembali ke kamar, karena hujan yang turun tak kunjung reda maka kegiatan kami yang akan kami laksanakan tidak dapat terealisasikan. Pukul 03.00 pagi sampai siang hari hujan tidak kunjung reda.

Pukul 14.00-16.30 mengajar  Maddrasah “Mathlabul Ulum” yang  lokasinya berada didepan rumah bapak kepala desa. Di madrasah kami bertemu dengan ustad dan ustadzah yang mengampuh atau mengelola yayasan tersebut. Setelah cukup lama berbincang-bincang dengan pengasuh madrasah kami diperkenankan untuk mengenalkan diri pada siswa-siswi yang ada di madrasah tersubut. Di madrasah tersebut sendiri terdapat Paud atau Tk yang dibagi kedalam dua kelas yaitu kelas A dan B , kemudian untuk taraf SD atau MI sendiri ada enam kelas. Masing-masing dari kelompok kami masuk kedalam kelas tersebut untuk satu kelas sendiri ada 2 sampai 3 orang yang mengisi baik untuk melakukan perkenalan ataupun untuk melakukan sosialisasi tentang program kerja kami salah satunya adalah rycycle sampah yang ditujukan untuk anak- anak yang berada di desa Maronggi Laok di desa ini sendiri terdapat banyak sampah plastik adapun sampah yang paling mendominasi adalah gelas aqua sehingga dari permasalahan itu kami akan melakukan pelatihan khususnya untuk remaja atau anak-anak sehingga sampah yang mulanya hanya dibuang begitu saja dapat dibuat atau dimanfaatkan sebagai benda layak pakai contohnya adalah lampion dari gelas plastik. Kegiatan ini merupakan kegiatan atau pengalaman pertama bagi kami khususnya bagi kami yang bukan dari jurusan pendidikan. Saat kami mengenalkan diri kami tak jarang anak-anak banyak yang tidak bisa diam banyak yang bicara, ada yang duduknya pindah, ada yang sembunyi dibawah meja, ada yang lari-larian  meskipun akhirnya bisa tercontrol juga. Banyak ekspresi yang mereka tunjukan diawal kedatangan kami ada yang merasa senang, ada juga yang takut karena disuruh maju untuk menghafalkan doa macam-macamlah kelakuan anak kecil sampai bikin gereget hehe...tidak terasa hari juga sudah sore waktunya pulang. Sebelum pulang adik-adik kami suruh membaca al-fatihah dan doa kemudian pulang.
            Pukul 17.00 kami berangkat ke masjid atau surau dari 20 orang dibagi menjadi 3 kelompok belajar yang lokasinya berbeda-beda ada yang ada di masjid 1, surau  atau masjid 2 dan juga masjid 3. Masing-masing kelompok belajar terdiri dari 7 orang ada yang 6 orang. Pada kegiatan  ini biasanya kami  membantu mengajar mengaji dan kami juga membantu mengajari mata pelajaran yang sekiranya adik-adik belum mengerti. Akan tetapi pada hari kamis kegiatan mengaji diliburkan sehingga kami membuat alternatif untuk membaca yasin bersama menginggat hari ini juga malam jum’at setelah selesai membaca yasin kami melakukan kelompok belajar setelah itu kami melakukan bincang-bincang dengan adik-adik dan juga masyarakat sekitar yang saat itu juga ikut sholat berjama’ah di surau. Setelah itu kami pulang dan makan malam kemudian tidur. Sekian....cerita untuk hari ini...tunggu kelanjutan dari cerita kelompok 11...





Comments

Popular Posts